Larejawi™

Patah Hati

Posted on: February 5, 2009

Waspadalah – waspadalah!!! Patah Hati bisa Picu Kematian
Ngeri plus takut kalo denger kata “mati”. Pasti langsung inget kalo hidup di dunia ini singkat. Kita gak tau kapan kita ikut nyusul sodara – sodara kita yang sudah lebih dulu ninggalin dunia ini menuju alam lain.

KEHILANGAN orang yang kita sayangi ternyata tidak hanya membuat patah hati, tetapi juga bisa menyebabkan kematian. Dalam hal ini patah hati secara tidak langsung menyebabkan depresi pada orang yang mengalami patah hati. Orang yang patah hati lalu depresi inilah yang bisa meninggal dunia.
Contoh nyata terjadi pada orangtua dua bersaudara dari personel grup band Spandau Ballet, Gary dan Martin Kemp. Ibu mereka meninggal dunia berselang 48 jam setelah sang ayah dilarikan ke rumah sakit akibat serangan jantung dan meninggal dunia.

Berikutnya, dialami oleh penyanyi country Johnny Cash. Dia meninggal dunia berselang empat bulan setelah kekasih hatinya June Carter meninggal dunia pada 2003.
Selain itu, ayah pesepakbola legendaries Manchester United George Best, Dickie meninggal dunia pada tahun lalu. Untuk kasus ini, Dickie meninggal dunia bukan karena ditinggal oleh pasangan jiwanya melainkan karena depresi melihat kehidupan putranya yang “akrab” dengan alkohol.

Para peneliti Inggris melalui hasil risetnya pada 2007 menyatakan, sebagian otak manusia berfungsi untuk belajar, menyimpan memori, dan mengatur emosi. Ketiga hal tersebut berhubungan langsung dengan hati. Ini seperti dilansir The Sun, Kamis (22/1/2009).

stressKemudian, hasil penelitian berikutnya menyatakan bahwa kemungkinan wanita yang meninggal dunia akibat pasangannya tewas, dalam satu tahun bisa mencapai dua orang. Sedangkan pria, berisiko hingga enam kali lipat dari wanita. Entah mengapa resiko pada pria  lebih besar.
Secara logika, patah hati menyebabkan seseorang stres dan depresi karena merasa mendapat tekanan batin dan juga mental. Hal inilah yang dapat mempengaruhi kerusakan hati.

Akan tetapi jangan khawatir. Berdasarkan jurnal kesehatan dari asosiasi kesehatan dunia The Lancet, risiko ini bisa ditekan jika keluarga kamu tidak memiliki sejarah  penyakit jantung ataupun diabetes. Mulai sekarang coba cek aja dulu apakah keluargamu punya masalah akan hal ini.  Semoga saja tidak.

Kiranya informasi diatas berguna buat semua yang telah sudi meluangkan waktu untuk membacanya.

Terimakasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Matur Nuwun

hey

Panjenengan Dayoh:

  • 9,579 ,Maturnuwun nggih

Categories

Yang Hots

Brighter Planet's 350 Challenge Search For Blogs, Submit Blogs, The Ultimate Blog Directory my profile Yuk.Ngeblog.web.id

Top Clicks

  • None

Flickr Photos

%d bloggers like this: