Larejawi™

Gembong Teroris bener Nggak nech?

Posted on: August 8, 2009

Berita hari ini semua berbicara seputar penggerebekan gembong Teroris asal Malaysia Noordin M Top. Ada yang secara eksklusif menayangkan aksi baku tembak yang terjadi dilokasi yang diduga didalamnya ada gembong teroris.
Ratusan peluru di berondong ke arah rumah yang terletak didaerah Temanggung Jawa Tengah itu. Puluhan polisi anti teror mengepung rumah tersebut dari segala penjuru.
Akhirnya tadi siang orang yang diduga teroris [masih diduga belum pasti] itu tewas diterjang peluru aparat kepolisian yang sudah dari Jum’at malam berjaga-jaga menunggu waktu yang tepat untuk menyergap orang yang diduga teroris itu.

Aku sedikit nggak ngerti kenapa harus capek-capek nunggu dari tadi malem kalau toh akhirnya orang yang diduga teroris itu ditembak mati. Kenapa nggak dari semalam aja langsung di bom atau granat. Kan sama saja akhirnya mati juga itu orang. Kenapa musti menghambur-hamburkan ratusan peluru cuma buat nakut-nakutin doang?

Apa sebenarnya yang mau dicari kalau begitu. Toh orangnya mati tanpa mengatakan apa-apa. Hasil akhirnya kan cuma seorang manusia terkapar tak berdaya tanpa informasi yang jelas. Kalau polisi berniat mencari informasi lebih jauh tentang teror bom yang melanda Indonesia sampai hari ini, harusnya orang tersebut jangan ditembak ditempat.

Kan pengintaian dan pengamatan tidak cuma butuh satu hari, tidak cuma butuh satu jam. Dan juga tidak membutuhkan biaya yang sedikit juga. Memang pencapaian dalam mengungkap para pelaku teror bom yang dilakukan aparat kepolisian bisa di katakan bagus. Yang disayangkan adalah, kenapa orang yang diduga sebagai anggota dari sindikat teroris itu harus dilumpuhkan sampai nyawanya melayang. Okelah kalau dia ternyata gembongnya. Kalau tidak kan, kita jadi mesti susah payah lagi mencarai anggota dan gembong sindikat teroris ini.

Advertisements

2 Responses to "Gembong Teroris bener Nggak nech?"

Ternyata yang di tangkap bukan gembong yang dicari-cari selama ini.
Karena berita tadi siang hasil tes DNA menyebutkan bahwa korban yang ditembak mati itu menurut keluarga Noordin M Top bukan Noordin. Jadi gembong teroris di Indonesia masih berkeliaran sekarang. 😦

Wuiiiih, sejalan berarti kita berdua ya. Sepemikiran maksudnya… xixixixi

Masih tersimpan seribu ragu di hati. Terlalu mudah polisi mendapatkan mereka, terlalu dibesar2kan sehingga jadi menimbulkan suatu kesimpulan bahwa kejadian itu terlalu didramatisir.

Tuh kan, sudah ada tiga kata terlalu, berarti memang ter..la..lu…, seperti lagunya Gus Oma… 😛
Salam damai sobat… ~_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Matur Nuwun

hey

Panjenengan Dayoh:

  • 9,579 ,Maturnuwun nggih

Categories

Yang Hots

Brighter Planet's 350 Challenge Search For Blogs, Submit Blogs, The Ultimate Blog Directory my profile Yuk.Ngeblog.web.id

Top Clicks

  • None

Flickr Photos

%d bloggers like this: