Larejawi™

Masih ada aja yang ngeluh saat Upacara 17 Agustus

Posted on: August 20, 2009

Perayaan itu masih sayup-sayup terdengar di telinga
Keceriaan, kegembiraan mewarnainya
Canda tawa juga ikut serta
Berbagai lomba cuma menyisakan kenangan.

Tak terasa sudah 3 hari perayaan ini berlalu [HUT ke 64th Indonesia]. Sejuta kenangan kembali datang ketika kita mulai masuk dan ikut serta menyemarakkan berbagai lomba. Sisa kenangan yang kita bawa tahun lalu bertambah kini. Suka duka tak luput ikut serta. Semua orang ambil bagian demi suksesnya acara. Dari anak-anak sampai orang dewasa tak mau ketinggalan. Ini kalau kita bercerita tentang lomba.
bendera anakkecil

Ketika kita berbicara tentang upacara bendera lain ceritanya.
Upacara bendera untuk mengenang jasa para pahlawan yang gagah berani. Mereka rela mati hanya untuk satu kata yaitu MERDEKA. Bagaimana bisa mereka menyerahkan seluruh jiwa raga hanya untuk satu kata. Tak cuma harta benda, nyawa pun mereka berikan asalkan MERDEKA didapatkan. Mereka berjuang tanpa pamrih asal MERDEKA.

Melihat itu semua,masih ada saja yang ngeluh capek saat upacara bendera 17 Agustus. Apa mereka nggak pernah berfikir bagaimana capeknya pahlawan yang telah gugur memerdekakan Indonesia.? Para pahlawan rela mengeluarkan keringat bahkan darah. Mereka tidak pernah capek untuk memerdekakan Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, tidak malukah kita kepada mereka [baca=pahlawan]yang telah mengabdikan seluruh jiwa raga untuk negara? dimana pengabdian kita kepada negara?

apa yang tlah kau berikan kepada negaramu anak muda?
cuma menuntut yang kau bisa
tanpa memberi kontribusi yang brarti pada negeri ini
tak malukah kau pada diri sendiri
apa kau cukup tebal muka melakukannya?

Advertisements

3 Responses to "Masih ada aja yang ngeluh saat Upacara 17 Agustus"

@ Ofecc : khilav mungkin ya mas ya…
makasih sebelumnya atas kunjungan mas ke sini.
sering-sering mampir ya mas. 😀

@ Rossa : wah nyadar brarti ne…
:mrgreen:

iya yah.
padahal apa salahnya cuma upacara doang, gak pake perang bawa2 bambu runcing.
*padahal pas upacara gue juga ngoceh dan ngeluh setengah idup*
hhe.

Memang manusia terkadang tahu enaknya aja tanpa memikirkan bagaimana susahnya mendapatkan sesuatu (misalnya kemerdekaan). Jadi rasa menghargai sangatlah kurang. Mereka baru akan menyadari bila mereka atau orang terdekat mereka yang mengalami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Matur Nuwun

hey

Panjenengan Dayoh:

  • 9,598 ,Maturnuwun nggih

Categories

Yang Hots

Brighter Planet's 350 Challenge Search For Blogs, Submit Blogs, The Ultimate Blog Directory my profile Yuk.Ngeblog.web.id

Top Clicks

  • None

Flickr Photos

%d bloggers like this: